"" THE ROAD NOT TAKEN: October 2007

Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tuesday, 9 October 2007

BALIK KAMPUNG

It's that time of the year again. It's balik kampung time! I can see heavy traffic started streaming along the road today and it will grow heavier and in longer queue. This mass exodus will end after a few days and along the way I'll be stuck in the traffic for hours...


Believe it or not, with such an influx of road users, the risk of accidents will increase tremendously. Hopefully everyone will be patient enough to endure the congestion. Don't lose your head. Happy Aidilfitri to you.

Monday, 8 October 2007

Next time, please fasten your seat belt...



... and there's no exception to ghosts!!!

INDAHNYA LILI



Seorang anak sambil menangis kembali ke rumah. Dia menangis semakin kuat ketika bertemu ibunya. Dia berasa segala usahanya tidak dihiraukan baik oleh guru mahupun teman-teman sekelasnya. Dia telah berusaha, namun seakan-akan usahanya tidak layak dihargai lalu dia menjadi benci akan teman-temannya. Dia menjengkeli gurunya.

Setelah mendengar keluhan anaknya, si ibu bertanya, “Pernahkah engkau memperhatikan kembang lili milik tetangga di lorong jalan ke rumah kita?” Anak itu menggelengkan kepala. “Bunga itu berkembang setiap pagi dan di akhir hari akan layu. Namun sebelum layu, ia telah memberikan yang terbaik, ia telah memancarkan keindahannya.” Anak itu berhenti menangis dan mendengar penuh perhatian.

“Setiap hari ia memberikan keindahan yang sama. Setiap hari ia memberikan keharuman yang sama walau kekadang tidak dihiraukan orang. Keindahannya tidak pernah berkurang walau engkau tidak pernah memerhatikannya. Ia tidak pernah bersedih bila tidak diperhatikan orang, kerana ia tahu bahawa dalam hidupnya ia punya satu misi yakni memberikan keindahan.” Anak itu memahami maksud ibunya.

Sunday, 7 October 2007

REMINDER


A few days ago, I found this email in my mailbox. It came from a friend. Well, it serves as a good reminder to me. These sunnahs are optional but meritorious if performed. Thank you Haji Norisin.


"Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

  1. Pertama, tahajjud, kerana kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.

  2. Kedua, membaca Al-Qur'an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur'an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

  3. Ketiga, jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, kerana masjid merupakan pusat keberkahan, bukan kerana panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang mencari orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

  4. Keempat, jaga solat dhuha, kerana kunci rezeki terletak pada solat dhuha.

  5. Kelima, jaga sedekah setiap hari.Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

  6. Keenam, jaga wudhu terus menerus kerana Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, "Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak solat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah".

  7. Ketujuh, amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

    Zikir adalah bukti syukur kita kepada Allah. Bila kita kurang bersyukur, maka kita kurang berzikir pula, oleh kerana itu setiap waktu harus selalu ada penghayatan dalam melaksanakan ibadah ritual dan ibadah ajaran Islam lainnya.

    Zikir juga merupakan makanan rohani yang paling bergizi, dan dengan zikir berbagai kejahatan dapat ditangkal sehingga jauhlah umat manusia dari sifat-sifat yang berpangkal pada materialisme dan hedonisme.


    Wallahu ’alam..."

Saturday, 6 October 2007

RUANG RINDU ...



The feeling is here again, in fact I'm treating it as a returning guest who keeps on coming and sometimes prolongs his stay. Each day the feeling becomes more unbearable, longing for something that won't be there. Longing for someone in my past, for something that we once had. Alas, things didn't work out between us, well as someone put it, 'blame it to fate'. It also seemed fated that I found another love but still the old memories linger. Sometimes deep-down my heart it feels excruciatingly painful, but most of the time, I am left with a horrible feeling of emptiness. Above all, to revive the yesteryear love story is absolutely out of question. Let the memories buried away in a neatly folded chapter of my life.


Ruang Rindu

Di daun yang ikut mengalir lembut
Terbawa sungai ke ujung mata
Dan aku mulai takut terbawa cinta
Menghirup rindu yang sesakkan dada

Jalanku hampa dan ku sentuh dia
Terasa hangat oh di dalam hati
Ku pegang erat dan ku halangi waktu
Tak urung jua ku lihatnya pergi

Tak pernah ku ragu dan selalu ku ingat
Kerlingan matamu dan sentuhan hangat
Ku saat itu takut mencari makna
Tumbuhkan rasa yg sesakkan dada

Chorus 2x:
Kau datang dan pergi oh begitu saja
Semua ku terima apa adanya
Mata terpejam dan hati menggumam
Di ruang rindu kita bertemu

Bertemu

-LETTO